Tak ada firasat AL Warga Desa Talima B, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, jika adiknya NL, perempuan 60 tahun, memilih bunuh diri setelah dua pekan lalu mengeluh tidak punya makanan di pondok kebun.
Dikatakan, NL ditemukan sudah tak benyawa dengan posisi tergantung di dalam pondok kebun pada Minggu, 12 Desember 2022.
Sontak AL histeris melihat kondisi tersebut. Padahal kata dia, saat itu dia datang untuk menjenguk sang adik sambil membawa makanan.
Sedih bercampur panik, AL segera kembali ke kampung dan memberitahu warga disana.
Polisi yang menerima laporan langsung ikut ke TKP. Usai evakuasi dan visum oleh petugas medis di Puskesmas Balantak terhadap jasad korban,
Kapolsek Balantak Iptu Hasan menuturkan tidak ditemukan indikasi tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.
“Dari hasil visum tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan di tubuh korban, hanya bekas jeratan tali yang dipergunakan korban untuk gantung diri,” ungkap Iptu Hasan.
Selanjutnya Korban dimakamkan pada Senin 12 Desember 2022, sekitar pukul 14.00 Wita.


Berita Terkait
Pemilik Pabrik Nikel Terbesar Asia Tenggara di Morowali
Berkas Kasus Kekerasan Terhadap Anak Di Banggai Dilimpahkan Ke Kejaksaan
Soal Bola, Argentina Seolah Cinta Pertama bagi Orang Luwuk
Awal Tahun DPA-PD dan SPD Triwulan 1 Pemda Banggai Diserahkan
Fraksi kembali Aksi di PN Luwuk Minta Kejelasaan Kasus Demas
Seorang Warga Kiloma Balantak Dilaporkan Hilang Saat Cari Durian
Penahanan Demas Saampap Memantik Reaksi Keras Aktivis
WALHI Sulteng Desak Pemkab Banggai Hentikan Aktivitas Sawindo
Dandim 1308/LB Lakukan Panen Raya Jagung Di Kebun Binaan Babinsa Koramil 04 Kintom
Puluhan Liter Cap Tikus Diduga Stok Perayaan Tahun Baru Berhasil Diamankan Polisi