Dalam sambang tersebut, Usman mengajak warga agar tidak mudah percaya terhadap berita atau pun informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia pun meminta masyarakat untuk berperan bersama menciptakan situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing dan tetap menjaga silaturahmi serta tolerasi antar umat beragama.
Kapolsek Batui Iptu Andriansyah Arthadana, mengungkapkan, perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat selain membawa dampak positif, juga membawa dampak negatif.
“Salah satu dampak negatif yang cukup meresahkan adalah munculnya informasi palsu atau lebih dikenal dikenal dengan istilah hoax,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Andriansyah mengajak masyarakat, untuk bijak dalam menanggapi setiap informasi atau pun berita yang beredar dengan mengecek dulu kebenarannya sebelum disampaikan kepada orang lain atau saring sebelum sharing.
“Diperlukan kecerdasan dan kedewasaan berpikir dalam membagikan suatu informasi atau berita. Kami harap masyarakat tidak mudah mempercayai postingan-postingan di media sosial maupun pemberitaan ketika sumber berita bukan berasal dari lembaga atau instansi yang berwenang,” imbaunya

Berita Terkait
Muscab IPeKB Kabupaten Banggai Ke-3
Diduga Putus Asa, Perempuan Tua di Desa Talima Bunuh Diri di Kebun
Pencuri Tabung Gas di Sayambongin Dihajar Warga
500 Warga Banggai Terima Bantuan ATENSI
445 Mahasiswa Untika Ikuti Pembekalan KKN-PPM
Awal Tahun DPA-PD dan SPD Triwulan 1 Pemda Banggai Diserahkan
Hasil Penilaian Kepatuhan Ombudsman, Pemkab Banggai Raih Nilai Tertinggi Se-Sulteng
Wabup Banggai Buka Sosialisasi "Banggai Menuju Mall Pelayanan Publik"
Penahanan Demas Saampap Memantik Reaksi Keras Aktivis
Bupati Banggai Minta Pelayanan Ambulans Digratiskan Untuk Masyarakat