Lewoleba, KilatNews- Kabupaten Lembata yang memiiki potensi untuk pengembangan pohon malapari, kini pemerintah kabupaten Lembata dan masyarakat sedang gencar menanam pohon yang memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan. Pada tahun 2025, ada 27 ribu pohon Malapari yang ditanam di sejumah desa di 9 Kecamatan.
Kepala Resosrt
Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Lembata, Linus Lawe kepada media
ini, di ruang kerjanya Jumat (24/2/2026)menjeaskan bahwa pada tahun 2025, ada sekitar
27 ribu anakan pohon malapari yang sudah ditanam di Kabupaten Lembata.
Ia menjelaskan pada
tahun 2025 pemerintah pusat melalui
program Kebun Bibit Rakyat ( KBR) mengalokasikan anggaran untuk 7 kelompok KBR di Kabupaten Lembata, masing-masing KBR dapat 1000 anakan
pohon malapari.
Tujuh KBR
tersebut yakni KBR Desa Tapoangu Kecamatan Lebatukan, KBR Kelurahan Lewoleba
Barat, KBR Kelurahan Lewoeba Timur dan
KBR Bour Kecamatan Nubatukan, KBR Watodiri Kecamatan Ile Ape, KBR Todanara
Kecvamatan Ile Ape Timur KBR Wailolong Kecamatan Omesuri, KBR Lewogroma
Kecamatan Atadei.
Sementara itu
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata menyiapkan 19 ribu anakan pohon
malapari yang didistribusikan ke desa-desa. “Semua anakan pohon maapari sudah
ditanam pada musim hujan tahun 2025 “
Pohon Malapari
merupakan tanaman atau pohon yang memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan
karena memiliki banyak manfaat. Biji malapari menghasilkan minyak yang dapat
diolah menjadi biodiesel, sumber energi terbarukan. Selain itu, Malapari juga
bermanfaat untuk kesehatan , penyubur tanah.
Minyaknya bisa digunakan untuk bahan pembuatan sabun, pelumas, dan
pengikat cat air.
Pemerintah
Kabupaten Lembata bekerjasama dengan Badan Riset Inovasi Nasional dan PT
Lembata Hira Sejahtera (Batara) melakukan riset benih dan pengembangan malapari
di Kabupaten Lembata. (*)


Berita Terkait
Pesta Emas SDI Waikomo, Kunjung Panti Asuhan Eugene Schmitz
Tenaga Kebersihan Diangkat Menjadi P3K, Sampah Berserakan Sampai Ke Badan Jalan
Demam Berdarah Terus Bertambah, Pemerintah Bagi Kelambu dan Abate
Bupati Kanis Tuaq dan Tim Asistensi Kemensos RI Jalan Kaki Sepanjang 3 KM
Bupati Kanis Tuaq : Membangun Lembata Dengan Kekuatan Kita Sendiri
Veronika Ose “ Membangkitkan Kembali “ Mantan Gubernur NTT Ben Mboi
Lembata menjadi Pusat Riset Benih dan Pengembangan Malapari
Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, Dan Hasil Laut NTT
Gubernur NTT Meluncurkan NTT Mart DI Lembata
Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Terancam Diproses Ulang