Lewoeba, KiatNews- Seluruh fraksi di DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Lembata nomor 6 tahun2016 tentangpembentukan dan Susunann Perangkat Daerah Kabupaten Lembata. Ada beberapa dinas yang selama ini berdiri sendiri kini digabungkan menjadi satu.Sementara Dinas Pertanianan ,Ketahanan Pangan dan Peternakan dibagi menjadi dua dinas.
Pada sidang paripurna DPRD Lembata, yang
dipimpin wakil ketua DPRD Lembata Fransiskus Xaverisus Namang.Seladsa (3/3/2026) seluruh fraksi di DPRD Lembata menyetujui Rancangan
Peraturan Daerah tentang
Perubahan atas Perda Kabupaten Lembata
nomor 6 tahun2016 tentang pembentukan dan Susunann Perangkat
Daerah Kabupaten Lembata.
Dalam
rancangan tersebut, Dinas
Penataaan Ruang dan Pemukinan dan Dinas Pekerjaan Umum gabunga menjadi satu
dinas yakni Dinas
PekerjaanUmum, PenataanRuang , Perumahan
Rakyat ,Kawasan Pemukiman dan
Pertanahana. Dinas lingkungan Hidup dan Dinas Perikanan dan Kelautan digabung menjadi satu dinas yakni
Dinas Perikanan dan Lingkungan Hidup.
Sementara itu Dinas Pertanian,Ketahanan Pangan dan
Peternakan, dimekarkan menjadi dua dinas yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan
Pangan dan Dinas Peternakan dan
Kesehatan Hewan.Pemerintah awalnya mengusulkan untuk mekar menjadi tiga dinas
namun DPRD tidak sepakat.
Ketua Fraksi Nasdem Stefanus L. Tapobali dalam pemdangan umum, menyetujui ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Perda,namun ada catatan terkait pegabungan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas
Perikanan. Bagi fraksi Nasdem Dua dinas
ini memiliki tugas dan fungsi yang
berbeda walau secara perumpunan
masih sejalan dengan ketentuan aturan. Selain itu kedepannya,Dinas Perikanan
akan menangani 85 desa pesisir dan ini
tentunya sangat berat kedepannya jika
dua dinas ini digabungkan.
Hadir pada sidang Paripurna, Wakil Bupati Lembata,
Muhamad Nasir dan para kepala dinas,badan dan bagian SetdaLembata. (*)

Berita Terkait
Bupati Kanis Tuaq Bakti Sosial Bersama Siswa , Alumni SDI I Waikomo
Gubernur NTT Meluncurkan NTT Mart DI Lembata
Pesta Emas SDI Waikomo, Kunjung Panti Asuhan Eugene Schmitz
Veronika Ose : Tantangan Terberat Saat Ini Krisis Panutan dan Lemahnya Etika Kaum Muda
Ketegasan, Disiplin dan Prestasi Musibah Bagi Kapus Ati Toja
Bupati Kanis Tuaq: Kehadiran NTT Mart Menjaidi Solusi Nyata Bagi Peaku Usaha di Di Lembata
Lembata menjadi Pusat Riset Benih dan Pengembangan Malapari
Bapa Senang , Mama Senang, NTT Lembata Sejahtera
Air Mata, Kado Terindah Dari Masyarakat Redeng Untuk HUT Otonomi Lembata ke 26
Tenaga Kebersihan Diangkat Menjadi P3K, Sampah Berserakan Sampai Ke Badan Jalan